17

Izinkan Aku Datang Teman

Posted by admin on Jun 22, 2009 in harapan

Raisa HakimMawar merah merakah harum semerbak dibingkai kain abadi, tertutup dirinya kertas panilli yang harus sedap malam. Terukir dalam relief sejati. bertuliskan “aku dan kamu telah bersatu”

Bukan merpati yang memadu kasih, atau sepasang lebah yang saling beradu. Bukan pula cincin yang terkulai lepas dari tangannya. Merekalah yang berteriak disana.

Bukan aku dan bukan diriku

Gumuruh lantunan Wulan Merindu , eNgkau hadir nyata bukan bayang semu.

Biarkan mbAh SuriP meng-gendongku.. daripada naik pesawat kedinginan mendingan digendong … enak tho ? Mantep donk … !! ha.. ha……..

Read more…

Tags:

Copyright © 2010 repihan secercah harapan All rights reserved. Theme by Laptop Geek.