Maaf Boz, Aku bukan "Jongos"

Aku tahu ini puncak .. tapi masih ada puncak yang lebih tinggi yang mampu kita capai. @gunung lawu : Argo dumilah 3685 Dpl
Masih melekat-kah tagline (semboyan) diangkat oleh komedian asal kota Semarang, Thukul Arwana. “tampang ndeso, rejeki kutho” Kenapa dengan orang desa ? Ada apa dengan rejeki orang perkotaan ? Ada sebuah harapan yang lebih (cita-cita) dari seorang yang dulunya hanyalah sopir angkot. Meniti karir dari nol hingga menuju kesuksesan.
Suatu saat, aku bangga pada temanku. Mereka telah mendapatkan pekerjaan tetap. Sebagai penjaga warnet (operator), penjaga konter pulsa, buruh pabrik bahkan ada seorang pegawai negeri (PNS). Mereka merasa bangga dan cukup atas rejeki atas apa yang ada saat ini. Alhamdulillah.
Namun kebanyakan orang berfikir apa yang mereka kerjakan itu bersifat selamanya. Sehingga mereka merasa cukup nyaman atas apa yang mereka kerjakan saat ini. Entah esok hari ??
****
Pertanyaannya, Apakah semua itu akan berhenti disitu ? Istiqomah dalam artian berjalan terus menerus namun diharapkan tetap ada peningkatan ke arah yang lebih baik. Jika kita bisa mencapai angkat 7, kenapa harus berhenti diangka 6 ? Padahal kita tahu angka 7 yang lebih baik. Begitulah juga dalam kehidupan !
Menumbuhkan atau memberikan motivasi terhadap rekan, teman, anggota keluarga bahkan partner kerja. Jangan berhenti sampai disini. Karena kita hakikatnya sama, mencoba mengais rejeki untuk menompang hidup. Karena kita sama dan bisa lebih dari itu.
“Maaf boz, Aku bukan Jongos”, jiwa pemberontakan, ingin merubah kenyataan yang kini ada padanya, berubah untuk menjadi lebih baik. Buktikan bahwa kalian bukan orang pesuruh yang selalu “patuh” pada atasan. Karena kalian adalah boz bagi diri kalian dan orang lain.
Kita mampu duduk bersama pada kursi yang berbeda. karena porsi yang berbeda. Namun berusahalah karena rejeki itu tidak akan datang menghampirimu. Maka jempulah ia.
Dia (Tukul) orang yang bersyukur atas nikmat dan rejeki padanya. Kini dia bukan lagi “wong ndeso”. Bilamana jika ia dia dulu cuma pasrah (nerima ing pandum) menjadi sopir ?
Jangan sampai aku mematikan potensi seseorang hanya karena aku telah membungkam 750rbu/bulan baginya. Karena aku tahu, suatu saat dia mampu menggaji orang lebih dari itu. Kita mampu duduk bersama dengan baju yang sama.
Mari buktikan bahwa kita adalah “boz”
Manajer CoMMa Cell
Eko Prasetyo
Nb :
Jongos : pembantu dalam bahasa jawa (agak kasar)
Artikel ini juga ditulis untuk mengikuti kontes berpikir kritis navinot : Apakah kamu karyawan tahan PHK ?
No related posts.

benar2 menyentuh…
yah semoga kita bisa punya jiwa pemberontak dalam hal yg positif.. amiiin..
nice post bro..
[Reply]
Rajin bener ikutan kontesnya
yuk naik ke gunung yang lebih tinggi lagi… ati2 aja jangan sampe jatuh atau nyasar
[Reply]
@latuminngi kenapa bisa menyentuh yach
ayoo mas.. kita ajak partner kita untuk maju bersma
@adi hanya berbagai ide dan motivasi … bukan cuma kritik tetapi juga memberi solusi ..
itu harapan juga dari kontes navinot
mohon do’anya mas
[Reply]
Hmmmm
keren keren,
mtr nwn motipasine
[Reply]
ya jangan pernah cepat puas dengan apa yang sudah kita raih.
.-= marurat´s last blog ..Dasar otak dungu, semakin focus malahan tambah unfocus =-.
[Reply]
Bisa istiqomah dalam blog saja bisa mendatangkan duit berlimpah … apalagi nikah sama mbak istiqomah yang punya pabrik … lebih melimpah duitnya ..
)
[Reply]
Slogan ini bagus sekali, dan mestinya dipahami oleh capres. Belum ada capres yang berani bilang ke Malaysia, Saudi Arabia atau Hongkong: “maaf boz, kami bukan bangsa jongos!”
.-= Kang Yudiono´s last blog ..Ciao Ditutup Mulai 1 Juli 2009 =-.
[Reply]
@street halah.. ini kan ide share sama kamu sang ahli nukler yang saat ini masih berusaha mencari ID ditengah masyarakat yang kolot =p.
semangat mas Edi.. PLTN pasti suatu saat bisa jadi kenyataan
@marurat puas setalah usaha dan do’a .. namun berusaha yang lebih tetep nafsu hakikat manusia
jadi ingat : kerjalah untuk duniamoe seakan kamu hidup selamanya dan kerjalah untuk akhiratmoe seakan kamu akan mati esok.
@Arif siap pak guru.. berusaha untuk maju terus niech ,, semoga tidak berhenti sampe segini
@kang yudiono hee… he… mungkin mereka tidak berani.. padahal kita paham kedudukan kita sebenarnya sama…
monggo
[Reply]
ikut prihatin mas..
Mending jadi bos aja ya.. bos yang selalu jadi bos
[Reply]
raiderhost Reply:
June 21st, 2009 at 1:11 pm
wewekwekwke tak kirain sapa ??
ternyata master adsense mampir disini … siap brooo
[Reply]
wah betul mas, mending kta berontak kalo ga sesuai hati nurani..
.-= starwrite´s last blog ..Berada di titik jenuh =-.
[Reply]
raiderhost Reply:
June 21st, 2009 at 11:37 pm
harus mas… jangan sampe makan ati (lhoch)
he.. he.. koreksi diri jika emang kita tetap diposisi yg benar sepertinya kita harus siap untuk PHK secara sendiri
[Reply]
Bener mas..never give up pokoke…
[Reply]
raiderhost Reply:
July 26th, 2009 at 12:05 am
wach sory telat balez.. tapi sipp semangat terus
lanjutGan
[Reply]