Bagi Aku, itu Apa ? Bagimu itu Biasa

Biasa saja .. tidak ada yang bisa diphoto
Budi dan Eko, berboncengan ke kampus dengan kharisma 125D warna biru silver. On the way :
Eko : Bud, kae ono opo tho ?
Budi : paleng ono tabrakan.
Eko : Wech, tabrakan opo karo opo ? nonton sek yo …!?
Budi : Halah wis biasa kuwi, neng prapatan kuwi keren banget !
akhirnya kami langsung menuju ke kampus.
Sebuah cuplikan bercakapan tersebut akankah berhenti hanya sampai disitu ? hemm mungkin bagi Budi “ya” !! Karena dia menganggap kecelakaan lalu lintas adalah hal yang biasa. Kondisi jalan yang ramai, kurang hati-hati pengendara, ataupun karena tidak polisi yang mengatur. Tapi bagi Eko, apakah akan hanya berhenti untuk kata “APA = Opo” ??
Rasa ingin tahu, penasaran kadang kali memaksa otak kita untuk berfikir. Hal itu berkaitan pula dengan tingkat kepekaan seseorang terhadap sesuatu pada dirinya, orang lain dan atau lingkungan sekitar atas suatu hal.
Sesuatu yang sering kali kita lihat akan menjadi hal yang biasa. Sehingga jika telah terjadi perubahan yang tidak berarti kita tidak sadari. Rasa tidak ingin tahu, cuek atau apatis-lah.
Selanjutnya, jika orang hanya berhenti pada kata “apa” dan “och itu tho – biasa” maka semua akan berlalu begitu saja. “Air itu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat rendah. Itulah hukum alam”. Namun jika kita dihadapkan pada situasi, “Air itu ada di dalam lubang 2 meter dan kita harus minum. Bagaimana air bisa naik ?”
Seandainya air itu mengalir ke atas ??
Kebanyakan orang akan berfikir untuk mendapatkan cara penyelesaian masalah yang berupa ide/gagasan ketika berhadapan dengan masalah.
****
Blogger Belajar dari seoarang Jurnalism
Wach ada kebakaran pasar, dia angkat menjadi berita sekaligus headline news. Perampokan bank, ataupun kedatangan Presiden ke lokasi gempa. Semua itu ditulis karena itu sesuatu yang “besar”.
Suatu hari, sampai jam 7 malam, sang wartawan belum mendapatkan berita besar untuk ditulis sebagai berita besok (kehabisan momen, kebahabisan ide). Dia hanya duduk dekat tukang cukur rambut (potong rambut). Tidak ada yang aneh dari tukang cukur tersebut, buka sampai jam 10, lelaki, anggaplah tak ada yang “istimewa”.
Tantangan wartawan adalah bagaimana mengangkat tukang cukur tersebut untuk menjadi berita layak jual untuk perusahaan koran dia bekerja.
Standar pertanyaan pun dilontarkan : 5W + 1 H, (when, what, where, why, who and how). Semakin dia ingin tahu, maka semakin banyak dia akan memperoleh bahan untuk tulisannya. Dia akan menggali informasi untuk mendapatkan informasi yang sangat cukup.
Tantangan masih sama, bagaimana menjual “tukang cukur” tersebut ? cari yang membedakan dengan tukang cukur yang lain. Dari lama kerja, dari hal yang bersifat pribadi misalnya. Och ternyata dia bekas nara pidana 10 tahun yang lalu.
Dibungkuslah itu profile menjadi berita untuk besuk walaupun bukan termasuk headline news
.
Begitu pula dengan seorang blogger, tak usah jauh-jauh, tak harus besar. Cermati yang ada di dekat anda. Analisa sederhana dengan 5 W + 1 H, maka akan menjadi bahan untuk posting berikutnya.
Bingung mo photo apa ? mending photo-phot sendiri
@liputan utk profile sondokoro
Menanggapi artikel navinot
Kemana harus mencari Ide ? Seakan ide itu ada pada suatu tempat dan jika kita ditempat itu kita akan menemukannya! Benarkah seperti itu ?
“Saat presentasi projek di depan klien, tak terduga ada audience memberikan pertanyaan di luar perkiraan kita. Dan kita bingung harus menjawab apa. Saat seperti itu apakah kita akan berlari ke kamar mandi untuk menemukan sebuah jawaban ? atau berputar-putar dulu keliling kota ? Padahal itu perlu jawaban secepatnya.”
Bagaimana memunculkan suatu ide tanpa dibatasi dimensi tempat ?
Lihatlah sesuatu yang kecil disekitar anda. Cobalah untuk melihat dan mendengar sesuatu di luar anda. Asah-lah kemampuan analisa terhadap masalah. Maka daya pikir anda akan terlatih untuk memecahkan suatu permasalahan baik intern maupun ekstern. Dengan sedikit banyak bereksperimen maka akan muncul-muncul ide yang hebat. Mungkin saat ini bisa dikatakan ide anda irasional namun jika anda mampu membuktikannya dan itu bermanfaat maka akan diterima oleh banyak khalayak.
Pisau yang tajam akan menjadi tumpul jika tidak pernah diasah, begitu sebaliknya pisau yang tumpul jika sering diasah akan menjadi tajam. (pikiran)
Mengubah pola pikir apa (what) menjadi how (bagaimana – how to) hal ini membuat kita berlatih dan diharuskan berfikir serta bisa memunculkan ide-ide cermerlang. “opo tho iki ? Kok iso yoch ? Yen ngene piye ?”

Kalau masih kecil suka nyusu =p
Bagaimana cara mengambil gambar menjadi unik, enak dilihat ? Diambil dari sudut yang ekstrem, diambil dari sudut lain. Itu “cempe” dicat warna merah, kuning atau biru yach ? biar mampu menggambarkan parpol yang lagi perang ?
Daya kreatifitas akan dipaksa untuk membuat gambar yang biasa menjadi luar biasa
Related posts:

Iya, kadang berita sepele pun bisa di blow up jadi besar tergantung yg nulis…
Photo terakhir pun bisa jadi besar ketika diberitakan bahwa yang sedang menyusu itu adalah masa kecil wedhuz gununk
.-= ardi´s last blog ..UserContent.css – Blokir Iklan di Web Browser =-.
[Reply]
sebuah pemikiran yang bagus .. memang ide bukan dimana atau kemana ?
seperti pemikiran orang yang pintar : dimana letak tambang emas itu ? semakin dia mencari semakin dia tidak menemukannya karena tambang emas itu ada pada dirinya sendiri.
[Reply]
@ardi memang perlu diakui siapa sich yang mengangkat isu tersebut ? kadang kala yang tdak besar pun bisa menjadi besar klo yang ngangkat master seo seperti sampeyan
tapi umpan adalah hal yang tak dapat disepelekan mas.. dan nilai sebuah ide itu akan membuat mereka yang mengangkat menjadi besar karenanya.
klo photo itu bisa menjadi besar berarti manusia ajaib wedhuz gunung =)) bisa metamorfose dari hal sepele menjadi orang keren
@kurniawan bagus banget mas. dan sepakat .. hanya orang tertentu dan tahu caranya mengetahui potensi pada dirinya masing-masing.
mungkin dia bisa bertanya atau berkaca pada orang lain atau dirinya klo dia bisa lebih dari sekerdar 2 karat karena da yang 24 karat
[Reply]
pinter nulis ni anak tnyata….
[Reply]
@leEiA i miss u so much =p
pinter kamu bisa bikin KTP
makasih lhooo
[Reply]